2013/04/03

Nai

Entah….

Entahlah, hadirmu…
Bagian dari dirimu itu sesuatu yang aku kenal sejak lama…
Aku hanya bisa terdiam… saat kamu mengatakan hal yang membuat kita membahas masa lalu kembali.
Kenapa kamu membahas hal itu lagi? Aku hanya bisa terdiam seakan tidak bisa mengatakan apapun. Aku seakan tersenyum dengan menyimpan sejuta kepedihan.

Aku sadar kita memang jauh… sangat jauh.
Itu lah yang membuatku ingin menyerah dengan semua kemampuanku untuk dapat bertahan senyum dari keadaan ini. Jangan di sadari lagi masing-masing posisi kita. Apa yang sudah kita ketahui dengan jelas seharusnya kamu sudah mengetahuinya dari dulu.

Iya aku sudah tahu… !!!!

Angan-angan kosong melambung tinggi, mencapai batas cakrawala, menembus horizon mimpi-mimpi tak bertepi… Hanya satu hal yang bisa aku harapkan… bahwa kita bisa bertemu dan berbagi kisah…

Apa yang kita bicarakan hanya sebatas dunia semu, tanpa tahu dan sadar dengan raut wajah yang terbentuk dari setiap apa yang kita bicarakan. Melihat senyuman keren itu hanya terpatri dalam sebuah bingkisan kaca bertabur permata mimpi, yang seakan bisa retak…

Aku kesal… !!!
Aku marah… !!!

Kenapa denganku? Seharusnya aku sadar… bahwa kita hanya lah sebatas kenalan lewat dunia maya… Apa sih yang bisa kamu harapkan dari ku? Tidak aka ada…

Seperti berharap hari ini musim panas datang saat musim dingin menjelang, seperti saat musim gugur datang berharap musim semi datang.

Hiduplah dengan dia yang berada di dekatmu, aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk itu…..
Biarkan aku masih mencoba mengejar asaku disini… apakah aku mendapatkannya? Terbang menembus batas itu…

Nai….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar